Ducking
Blueray Cargo Tutup? Berikut Yang Sudah Dipastikan dan Cara Memilih Forwarder yang Patuh Aturan

Blueray Cargo Tutup? Berikut Yang Sudah Dipastikan dan Cara Memilih Forwarder yang Patuh Aturan

Ditulis oleh: Baariq Ayumi
Tayang:08 Oktober 2026

Poin Penting

  • Dalam pledoinya di persidangan pada 29 Juni 2026, pemilik Blueray Cargo menyatakan perusahaan perlahan-lahan berhenti beroperasi setelah kasus suap Bea Cukai. Kami belum menemukan pengumuman resmi "tutup permanen" dari perusahaan.
  • Pemilik Blueray Cargo divonis 2 tahun penjara pada Juli 2026 dalam perkara suap kepada pejabat Bea Cukai, dan dilaporkan tidak mengajukan banding.
  • Perkara pejabat Bea Cukai yang diduga menerima suap masih bersidang, sehingga status hukum mereka belum final.
  • Pelanggan yang barangnya masih tertahan sebaiknya menyimpan semua dokumen dan menghubungi kanal resmi.
  • Pilih forwarder dengan legalitas jelas, rincian biaya transparan, dan dokumen kepabeanan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Pencarian "blueray cargo tutup" melonjak sejak kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencuat pada Februari 2026. Jawaban singkatnya: dalam persidangan, pemilik Blueray Cargo menyatakan perusahaannya perlahan berhenti beroperasi. Namun hingga 8 Oktober 2026, kami belum menemukan pengumuman resmi dari perusahaan bahwa layanan tutup permanen.

Bagi pelaku impor, pertanyaan pentingnya bukan hanya soal status satu perusahaan. Apa artinya kasus ini bagi barang yang sedang dikirim, dokumen yang perlu disimpan, dan cara memilih forwarder ke depannya?

Artikel ini merangkum fakta yang sudah dipastikan dari pemberitaan media, lalu menerjemahkannya menjadi langkah praktis untuk importir.

Disclaimer: Informasi berdasarkan pemberitaan publik pada tanggal riset. Proses hukum dapat berkembang; artikel ini bukan nasihat hukum.

Blueray Cargo Tutup? Status yang Bisa Dipastikan

Blueray Cargo adalah perusahaan jasa pengiriman dan importasi barang di bawah Blueray Cargo Group. Berikut status yang bisa dipastikan dari sumber yang tersedia:

Yang sudah dipastikan Sumber
Kantor Blueray Cargo di Batam berhenti beroperasi setelah operasi tangkap tangan (OTT) KPK. btm.co.id, 6 Februari 2026
Pemilik menyatakan di persidangan bahwa perusahaan perlahan berhenti beroperasi, lebih dari 1.100 karyawan kehilangan pekerjaan, dan sekitar 200 orang tersisa untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada. kompas.com, 29 Juni 2026
Situs blueraycargo.id tidak dapat dibuka saat dicek pada 29 September dan 8 Oktober 2026. Pengecekan tim Ducking
Yang belum dipastikan Keterangan
Pengumuman resmi "tutup permanen" Belum kami temukan di situs maupun media sosial resmi perusahaan.
Status pailit atau kebangkrutan Tidak ada sumber yang menyebutkannya.

Perlu dicatat, ada bisnis lain dengan nama mirip "Blueray" yang muncul di Google Maps. Bisnis tersebut belum tentu berkaitan dengan Blueray Cargo dalam kasus ini.

Kronologi Singkat Kasus Blueray Cargo

Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap kepada pejabat Bea Cukai. Berikut garis waktunya berdasarkan pemberitaan media:

Waktu Peristiwa Sumber
Awal Februari 2026 KPK melakukan OTT terkait dugaan suap di lingkungan DJBC. KPK menyita dokumen di Bea Cukai dan Blueray Cargo. Batamnews
Februari 2026 Pemilik Blueray Cargo, John Field, dilaporkan sempat kabur saat OTT, lalu menyerahkan diri ke KPK. Kontan
7 Mei 2026 John Field dan dua terdakwa lain didakwa memberi suap kepada pejabat Bea Cukai. Hukumonline
Juni 2026 Jaksa menuntut 3 tahun penjara. Dalam pledoi, pemilik menyampaikan dampak kasus terhadap perusahaan dan karyawan. Kompas TV; Kompas.com
10 Juli 2026 Hakim menyatakan John Field bersalah dan menjatuhkan vonis 2 tahun penjara. John Field dan KPK dilaporkan tidak mengajukan banding. Kompas.com; VIVA; Kompas.com
September–Oktober 2026 Sidang eks pejabat Bea Cukai yang didakwa menerima suap masih berjalan. Tirto; Kompas.com

Nilai suap disebut mencapai puluhan miliar rupiah menurut dakwaan dan putusan, tetapi angka yang dilaporkan berbeda-beda antarmedia. Untuk pejabat yang perkaranya masih bersidang, status mereka adalah terdakwa yang diduga menerima suap hingga ada putusan pengadilan.

Dampak bagi Importir dan Pelanggan Forwarder

Jika Anda pernah atau sedang memakai Blueray Cargo, atau forwarder mana pun yang tiba-tiba berhenti beroperasi, lakukan langkah berikut:

  • Kumpulkan semua dokumen. Simpan invoice, packing list, bill of lading (BL) atau air waybill (AWB), bukti pembayaran, nomor resi, dan riwayat komunikasi.
  • Hubungi kanal resmi forwarder secara tertulis. Tanyakan posisi barang, status dokumen, dan rincian biaya yang sudah dibayar. Simpan semua balasannya.
  • Cek status barang lewat kanal resmi Bea Cukai. Gunakan layanan informasi di beacukai.go.id untuk menanyakan status barang atau dokumen kepabeanan Anda.
  • Pahami posisi Anda dalam dokumen. Pastikan siapa yang tercatat sebagai importir dalam dokumen kepabeanan, karena hal ini memengaruhi pihak yang berwenang mengurus barang tersebut. Penjelasan alurnya ada di artikel prosedur custom clearance.
  • Tempuh jalur pengaduan bila tidak ada tanggapan. Pertimbangkan kanal resmi seperti layanan pengaduan Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan, BPKN, atau BPSK. Untuk persoalan hukum, konsultasikan dengan pihak yang berwenang atau penasihat hukum.

Hasil setiap langkah bergantung pada kondisi pengiriman dan proses di lembaga terkait, jadi tidak ada jaminan hasil tertentu.

Checklist Memilih Forwarder yang Patuh Aturan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa memilih forwarder tidak cukup hanya melihat tarif dan kecepatan. Gunakan checklist berikut sebelum mengirim barang:

  •  Legalitas jelas. Perusahaan punya nama badan usaha, alamat, dan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang bisa dicek.
  •  Rincian biaya terpisah. Ongkos kirim, biaya jasa, serta pajak dan bea masuk dijelaskan secara terpisah, bukan hanya satu angka "all in" tanpa penjelasan.
  •  Dokumen kepabeanan transparan. Anda tahu siapa yang tercatat sebagai importir dan bisa meminta salinan dokumen yang relevan.
  •  Pelacakan pengiriman. Status barang bisa dipantau dari gudang asal hingga tiba di Indonesia.
  •  Kanal komunikasi resmi. Ada layanan pelanggan yang bisa dihubungi dan memberi jawaban tertulis.
  •  Tidak menjanjikan hal yang tidak wajar. Waspadai janji barang "pasti lolos" atau "bebas pemeriksaan", karena pemeriksaan kepabeanan adalah kewenangan Bea Cukai.

Panduan lebih lengkap ada di artikel cara memilih jasa import yang terpercaya. Pola risiko lainnya juga dibahas di artikel penipuan impor barang dari China.

Butuh pengiriman dari China yang biayanya jelas dan bisa dipantau? Lihat layanan kargo China ke Indonesia dari Ducking di bagian akhir artikel.

Pilihan Pengiriman dari China Setelah Ini

Jika Anda sedang mencari pengganti, sesuaikan pilihan dengan cara Anda berbelanja:

Pilihan Cara Kerja Cocok Untuk
Forwarder atau kargo Anda membeli sendiri, forwarder mengurus pengiriman ke Indonesia Importir yang sudah punya supplier atau terbiasa belanja di marketplace China
Jasa titip beli Perantara membelikan barang sekaligus mengirimkannya Pembeli yang ingin proses belanja dibantu dari awal
Impor mandiri Anda mengurus pembelian, dokumen, dan kepabeanan sendiri atau lewat pihak berizin Bisnis dengan volume besar dan rutin

Pahami dulu peran masing-masing lewat artikel apa itu forwarder. Sebelum memesan, pastikan juga barang Anda tidak termasuk barang yang dibatasi dengan membaca regulasi import barang dari China, lalu ikuti alur lengkapnya di panduan cara import barang dari China.

FAQ seputar Tutupnya Blueray Cargo

1. Apakah Blueray Cargo masih beroperasi?

Dalam pledoinya pada 29 Juni 2026, pemilik menyatakan perusahaan perlahan berhenti beroperasi (Kompas.com). Hingga 8 Oktober 2026, kami belum menemukan pengumuman resmi "tutup permanen", dan situs blueraycargo.id tidak dapat dibuka.

2. Blueray Cargo kena kasus apa?

Kasus dugaan suap kepada pejabat Bea Cukai. Pemilik Blueray Cargo divonis 2 tahun penjara pada 10 Juli 2026 (Kompas.com), sementara perkara eks pejabat yang didakwa menerima suap masih bersidang (Tirto).

3. Blueray Cargo milik siapa?

Menurut pemberitaan media, Blueray Cargo berada di bawah Blueray Cargo Group yang dipimpin John Field.

4. Bagaimana nasib barang yang dikirim lewat Blueray Cargo?

Simpan semua dokumen pengiriman dan bukti pembayaran, hubungi kanal resmi perusahaan, lalu cek status barang lewat kanal resmi Bea Cukai.

Impor dari China dengan Proses yang Jelas bersama Ducking

Kasus Blueray Cargo menunjukkan bahwa satu masalah hukum di forwarder bisa berdampak luas, termasuk bagi pelanggannya. Terlepas dari status akhir kabar "blueray cargo tutup", pelajaran terpentingnya tetap sama: simpan dokumen dengan rapi, pahami siapa yang tercatat sebagai importir, dan pilih mitra pengiriman yang transparan.

Ducking adalah ekosistem impor China untuk kebutuhan personal maupun bisnis, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, lebih dari 10.000 transaksi, dan lebih dari 3.000 member aktif. Melalui layanan cargo China ke Indonesia, barang dikirim lewat jalur udara (estimasi 7–10 hari) atau laut (estimasi 30–40 hari), termasuk opsi LCL dan FCL, dengan pelacakan pengiriman. Waktu tersebut adalah estimasi dan dapat berbeda tergantung kondisi pengiriman. Jika Anda ingin dibantu sejak pembelian, gunakan jastip China dari berbagai marketplace seperti 1688, Taobao, dan Tmall.

Masih ragu memilih skema pengiriman yang tepat? Konsultasikan kebutuhan impor Anda dengan tim Ducking secara gratis sekarang juga!

article-ducking-banner-academy

Bagikan

Ducking Logo

Unduh Aplikasi

Google PlayApp Store

Ikuti Kami

Hubungi Kami

081318979722 (CS Ducking)

Jam Operasional

09:00 - 17:30

Senin - Jumat

Marketplace China

1688
Taobao
Aliexpress
Alibaba
Tmall

Pembayaran

PermataBCAMandiri